Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi membanggakan. FISIP USK sukses memboyong empat penghargaan atas capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2025, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai fakultas terbaik keempat dalam capaian kinerja di lingkungan USK.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Rektor USK, Prof. Dr. Mirza Tabrani, dalam rangkaian kegiatan Pra Rapat Kerja Universitas Syiah Kuala Tahun 2027. Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Sabtu (8/8/2026).
Keberhasilan FISIP USK menduduki posisi empat besar tersebut tidak terlepas dari capaian kinerja yang berhasil mencapai 95,11 persen. Capaian ini menjadi bukti konsistensi FISIP USK dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas kinerja akademik dan kelembagaan, serta memastikan setiap indikator kinerja dapat dipenuhi dan dilaporkan secara optimal.
Secara rinci, empat penghargaan yang berhasil diraih FISIP USK atas kinerja Tahun 2025 meliputi:
- Capaian Kinerja Terbaik Tahun 2025 Peringkat IV Se-USK, dengan nilai capaian sebesar 95,11 persen.
- Capaian Nilai IKT 1.4 Terbaik Tahun 2025, yaitu indikator rasio jumlah mahasiswa aktif dibandingkan dengan jumlah dosen tetap pada saat Tahun Akademik (non-PJJ).
- Capaian Nilai IKU 3/IKU 2.1 Terbaik Tahun 2025, yang menilai persentase dosen berkegiatan tridharma di perguruan tinggi lain, dosen yang bekerja sebagai praktisi di dunia industri, serta bimbingan kepada mahasiswa yang berkegiatan di luar program studi.
- Capaian Nilai IKK 4.3 Terbaik Tahun 2025, yang berkaitan dengan fakultas yang menerapkan sistem Zona Integritas.
Keempat penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas capaian angka kinerja, tetapi juga mencerminkan komitmen FISIP USK dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada mutu, akuntabilitas, dan peningkatan berkelanjutan.
Ketua Tim IKU FISIP USK, Deni Yanuar, S.IP., M.I.Kom., menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen di lingkungan fakultas.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan cerminan dari kerja kolektif yang melibatkan unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga tim pengelola data dan pelaporan. Sinergi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan setiap target kinerja dapat direalisasikan dan terdokumentasi dengan baik.
Capaian IKU tersebut juga memperlihatkan upaya FISIP USK dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengelolaan sumber daya manusia. Penguatan rasio dosen dan mahasiswa, peningkatan aktivitas tridharma dosen di luar program studi maupun perguruan tinggi, serta keterlibatan dosen dengan dunia industri dan mahasiswa dalam kegiatan di luar program studi merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih luas dan relevan.
Di sisi lain, penerapan Zona Integritas menunjukkan komitmen FISIP USK terhadap penguatan tata kelola kelembagaan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Capaian tersebut sejalan dengan komitmen FISIP USK dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kapasitas dosen, serta penciptaan lingkungan pembelajaran yang lebih luas dan relevan mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
Kinerja dosen yang semakin terhubung dengan perguruan tinggi lain, dunia industri, serta berbagai aktivitas profesional juga berkontribusi terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia dan keterhubungan pendidikan tinggi dengan dunia kerja.
Pengembangan sistem kinerja, pengelolaan data, serta peningkatan kapasitas kelembagaan dan inovasi dalam pelaksanaan tridharma turut mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur. Sementara itu, penerapan Zona Integritas dan penguatan tata kelola yang akuntabel memiliki keterkaitan erat dengan SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh.
Prestasi ini juga tidak terlepas dari kerja sama dan kolaborasi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta berbagai pihak di dalam dan di luar lingkungan universitas. Semangat kolaboratif tersebut sejalan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Dengan capaian 95,11 persen dan empat penghargaan yang diraih, FISIP USK semakin menunjukkan komitmennya untuk membangun budaya kinerja yang terukur dan berkelanjutan. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, serta berbagai inovasi kelembagaan.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi modal penting bagi FISIP USK untuk terus bergerak maju dan berkontribusi dalam mendukung pencapaian target strategis Universitas Syiah Kuala menuju perguruan tinggi yang semakin unggul dan bereputasi di tingkat nasional maupun global.
