ACEH BESAR — Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAPAN) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan kiprah nyata di masyarakat melalui program pengabdian bertajuk Saweu Gampong 2026 Vol. 3. Mengusung tema “Meusilaturahmi, Meureunoe, Meuseuraya”, kegiatan ini sukses diselenggarakan di Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar pada Sabtu (26/9/2026).

Program tahunan yang diinisiasi oleh Divisi Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) HIMAPAN ini diisi dengan beragam kegiatan bermanfaat. Rangkaian acara meliputi seminar edukasi mengenai pengembangan pariwisata, pemeriksaan kesehatan secara gratis, hingga aksi peduli lingkungan berupa penanaman pohon.

Ketua Panitia Saweu Gampong 2026, Jefry Maulana, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud konkret dari penerapan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada poin pengabdian kepada masyarakat.

“Gampong Nusa dikenal sebagai salah satu desa percontohan wisata unggulan di Aceh. Meskipun sempat mengalami kelesuan, kini kami berupaya menghidupkannya kembali lewat rangkaian kegiatan yang membawa dampak langsung bagi warga,” ungkap Jefry.

Pelaksanaan acara ini turut didukung oleh berbagai pihak. Layanan kesehatan gratis dapat terlaksana berkat dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar dan Puskesmas Lhoknga yang menyediakan obat-obatan serta tenaga medis. Sementara itu, seminar pariwisata yang membahas potensi dan tata kelola gampong yang berkelanjutan diselenggarakan lewat kerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Seminar ini menyoroti bagaimana sektor pariwisata dapat menciptakan multiplier effect (dampak berantai) bagi perekonomian masyarakat, mulai dari pelaku UMKM hingga penyedia jasa transportasi.

Ketua Umum HIMAPAN periode 2026/2027, Salman Al Farisy, menekankan pentingnya keterlibatan langsung mahasiswa di lapangan sebagai pelengkap teori yang didapat di ruang kuliah.

“Bagi mahasiswa Ilmu Pemerintahan, memahami dinamika publik harus dilakukan dengan cara turun ke lapangan, mendengar, dan merasakan kehidupan warga,” tutur Salman. Ia juga berpesan agar para mahasiswa senantiasa menjunjung tinggi norma dan kearifan lokal setempat, selaras dengan pepatah ‘di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’.

Kegiatan Saweu Gampong Vol. 3 ini dipersiapkan selama kurang lebih satu bulan. Panitia secara aktif berkoordinasi dengan perangkat desa, termasuk Geuchik Gampong Nusa, Sanusi, serta Ketua Lembaga Pariwisata setempat. Selain itu, panitia juga telah melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang disambut baik oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Wakil Bupati Aceh Besar dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Melalui program ini, HIMAPAN USK berharap kehadiran mahasiswa tidak hanya memberi manfaat sosial jangka pendek, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat potensi pariwisata dan kemandirian ekonomi warga Gampong Nusa ke depannya.