Banda Aceh, 13 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (FISIP USK) menjadi tuan rumah pelaksanaan Workshop UNESCO Youth as Researchers (YAR) 2025, dengan tema “Digitally Connected; Socially Resilient: Bridging the Rural-Urban Divide through Inclusive Digital Transformation.”

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) dan UNESCO, yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas riset dan literasi digital generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantangan kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Kegiatan ini Dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., Dekan FISIP USK, Prof. Dr. Mahdi Syahbandir, S.H., M.Hum., Dekan Fakultas Filsafat, Prof. Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S., M.Hum., Pejabat Proyek Asosiasi untuk Ilmu Sosial dan Humaniora UNESCO Jakarta, Meyda Nento.

Sebanyak lima tim terpilih mengikuti workshop ini setelah melalui proses seleksi. Mereka mempresentasikan hasil penelitian mereka yang berfokus pada isu-isu transformasi digital, ketahanan sosial, serta solusi untuk mempersempit kesenjangan akses dan literasi teknologi antara masyarakat desa dan kota. Setiap tim menampilkan pendekatan inovatif berbasis data lapangan dan wawancara komunitas, dengan tujuan menghadirkan rekomendasi kebijakan yang inklusif dan aplikatif.

Program YAR menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan riset berbasis bukti (evidence-based research) yang dapat mendukung kebijakan publik, khususnya dalam bidang transformasi digital dan inklusi sosial.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir gagasan dan hasil penelitian yang mampu menjembatani kesenjangan digital antara desa dan kota, serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat Indonesia di era konektivitas global.

 

Tentang Youth as Researchers (YAR)

Youth as Researchers (YAR) merupakan program global UNESCO yang bertujuan melibatkan kaum muda dalam kegiatan penelitian sosial untuk mengidentifikasi isu-isu yang mempengaruhi komunitas mereka, sekaligus menawarkan solusi berbasis riset yang inovatif dan inklusif.

Categories: