Seminar Nasional: Refleksi 20 Tahun Damai Aceh Menuju Pemilu yang Demokratis dan Bermartabat, Kamis, 23 Oktober 2025, Aula Fakultas MIPA, Universitas Syiah Kuala. Kegiatan ini kerjasama dari Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (FISIP USK).
Dua dekade perdamaian Aceh menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.
Melalui seminar nasional ini, para akademisi, penyelenggara pemilu, dan masyarakat sipil berdiskusi tentang masa depan politik Aceh yang lebih terbuka, partisipatif, dan berintegritas.
Seminar nasional ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat di Bumi Serambi Mekkah. Dua dekade perdamaian Aceh menjadi refleksi bersama untuk memperkuat sistem politik yang lebih terbuka, partisipatif, dan berintegritas.
Kegiatan dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU, Rektor Universitas Syiah Kuala. Hadir sebagai narasumber Prof, Dr. Mahdi Syahbandir, S.H., M.Hum., Dekan FISIP USK; Dr. H. Idham Holik, Anggota KPU RI; Titi Anggraini, S.H., M.H., Dewan Pembina Perludem; Prof. Dr. Firman Noor, M.A., Badan Riset dan Inovasi Nasional; Rizkika Lhena Darwin, S.IP., M.A., Dosen FISIP UIN Ar-Raniry, serta Agus Syahputra, Ketua Panwaslih Provinsi Aceh.

