BANDA ACEH – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) MDF Al-Wafa menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) perdana melalui kegiatan MDF Fair 2026. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Mengusung tema “Quranic Value, Young Voices: Menumbuhkan Generasi Muda yang Berkarakter, Berwawasan dan Berdampak”, kegiatan ini berlangsung pada 16–19 Oktober 2026 dan melibatkan mahasiswa serta pelajar SMA/MA dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Pelaksanaan MDF Fair 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-65 Universitas Syiah Kuala.

MTQ perdana FISIP USK dibuka oleh Dekan FISIP USK, Dr. Hamdani M. Syam, M.A., pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan, Dr. Masrizal, M.A., sivitas akademika FISIP USK, serta perwakilan Rumah Amal USK sebagai salah satu pihak pendukung kegiatan.

Ketua Panitia MDF Fair FISIP USK, Ahmad Qasam Amrul Haq, menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk membangun kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Ia berharap pelaksanaan MTQ perdana ini menjadi langkah awal bagi FISIP USK untuk menghadirkan kegiatan serupa secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang, dengan cakupan peserta dan cabang perlombaan yang semakin luas.

Dekan FISIP USK, Dr. Hamdani M. Syam, M.A., menegaskan bahwa MTQ merupakan momentum penting untuk membangun lingkungan akademik yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter dan moral mahasiswa.

Menurutnya, pendidikan tinggi perlu menghadirkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kemampuan sosial, serta penguatan nilai-nilai moral dan spiritual. Melalui kegiatan ini, Al-Qur’an diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda dalam membangun karakter, kepemimpinan, dan kehidupan sosial yang lebih baik.

Ia juga berharap MTQ dapat menjadi bagian dari penguatan tradisi akademik FISIP USK yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, toleran, memiliki kepedulian sosial, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan FISIP USK, Dr. Masrizal, M.A., menyampaikan bahwa kegiatan MTQ memiliki peran strategis dalam pembinaan mahasiswa secara menyeluruh.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga perlu mengembangkan karakter, spiritualitas, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Keterlibatan pelajar SMA/MA dari Banda Aceh dan Aceh Besar juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Selain memberikan ruang kompetisi bagi generasi muda, MDF Fair menjadi sarana mempererat silaturahmi antara FISIP USK dan sekolah-sekolah sekaligus membuka peluang pembinaan potensi pelajar di bidang Al-Qur’an.

Ketua Umum MDF Al-Wafa FISIP USK, Rahmat Hidayat, turut menyampaikan bahwa MTQ merupakan salah satu bentuk syiar keislaman di lingkungan fakultas. Kegiatan ini diharapkan mampu menjaring mahasiswa dan pelajar yang memiliki potensi di bidang keagamaan untuk terus dikembangkan hingga tingkat kompetisi yang lebih tinggi.

Dalam pelaksanaannya, perlombaan dibagi menjadi dua kategori peserta. Untuk tingkat mahasiswa, cabang yang diperlombakan meliputi Tahfiz 5 Juz, pidato bahasa Inggris, dan desain poster. Sementara itu, kategori pelajar SMA/MA kelas XII mencakup Tahfiz 3 Juz, Fahmil Qur’an, dan Tilawatil Qur’an.

Rangkaian MDF Fair 2026 dijadwalkan berakhir pada Senin (19/10/2026), dengan agenda penutupan dan pembagian hadiah di Aula FISIP USK.

Melalui penyelenggaraan MTQ perdana ini, FISIP USK bersama UKM MDF Al-Wafa berharap MDF Fair dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang memperkuat pembinaan karakter, pengembangan potensi mahasiswa dan pelajar, serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Kegiatan MDF Fair 2026 sejalan dengan SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pengembangan potensi generasi muda, pembinaan karakter, serta pembelajaran yang mendukung perkembangan intelektual dan moral. Kegiatan ini juga berkaitan dengan SDGs 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, khususnya dalam menumbuhkan nilai integritas, toleransi, dan kepedulian sosial sebagai landasan kehidupan bermasyarakat.

FISIP USK berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kemahasiswaan yang mendorong lahirnya generasi muda yang berilmu, berkarakter, berintegritas, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Categories: