Banda Aceh – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (FISIP USK) sukses menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan dengan mengusung tema “Menuju Kejayaan Sarjana Sosial dalam Mewujudkan Transformasi Digital.” Kegiatan ini berlangsung di Ruang Aula, Lantai 3 Gedung FISIP USK pada Kamis (22/10/2026).
Acara yang dirancang untuk membekali para mahasiswa dan lulusan ilmu sosial dengan wawasan kewirausahaan berbasis teknologi ini menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya, yaitu Dr. Haiyun Nisa, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Dr. Evi Ramadhani, S.Si., M.Si. Jalannya diskusi dipandu secara interaktif oleh moderator Annisah Putri, M.I.P.
Melalui pemaparan para narasumber, peserta diajak untuk memahami pentingnya peran sarjana sosial di era serba digital. Tidak hanya bertindak sebagai pengamat sosial, sarjana sosial kini dituntut untuk mampu memanfaatkan teknologi digital guna menciptakan peluang wirausaha baru, membangun konektivitas, serta menghadirkan solusi inovatif atas berbagai permasalahan di masyarakat.
Pelatihan kewirausahaan ini juga menjadi langkah nyata FISIP USK dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada beberapa poin utama:
-
SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education)Memberikan pembelajaran transformatif dan peningkatan kapasitas (up-skilling) bagi mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja modern berbasis digital.
-
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth)Mendorong terciptanya wirausahawan muda yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing sehingga mampu membuka lapangan kerja baru di masa depan.
-
SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure)Mendorong Sarjana Sosial untuk melakukan inovasi berbasis teknologi digital dalam mengkaji serta menyelesaikan dinamika sosial-ekonomi.
Melalui kegiatan ini, FISIP USK berharap lulusan sarjana sosial dapat menjadi agen perubahan (agent of change) yang berjiwa kewirausahaan serta siap memimpin era transformasi digital.
